Assalamu’alaikum warohmatullohi
wabarokatuh
Alhamdulillahi wahdah , shodaqo
wa’dah , wanashoro “abdah , wa a’azza jundahu wa hazamal ahzaba wahdah.
Allohumma fasholli wasallim ‘alaa man fiihi uswatun hasanah wa ‘alaa Alihi wa
ashhabihi waman walahu. AMMA BA”DU
Setelah
satu bulan penuh kita menunaikan ibadah puasa Romadhon, kita dapat berjumpa-
kembali
dalam suasana halal bihalal yang penuh kebahagiaan, penuh keberkahan dan yang
lebih penting dari itu adalah bahwa kita telah memperoleh kemenangan melawan
hawa nafsu kita selama kita berpuasa Romadhon.
Sehingga
yang tampak dimata saya sekarang ini insya Alloh semuanya adalah calon-calon
penduduk surga. Mengapa saya katakan demikian ? karena bpk / ibu yang ada diha-
dapan
saya sekarang ini insya Alloh memiliki ciri-ciri penduduk surga yang empat
macam, apa saja : yang pertama wajhun malihun/wajah yang elok, cerah dan ceria
yang
kedua Lisanun fasihun / lidah yang fasih.
yang
ketiga Qolbun Naqiyyun / hati yang bersih.
yang
kekempat Yaddun Sakhiyyun / tangan yang dermawan.
Yang
sangat berbeda sekali dengan tanda-tanda penduduk neraka yang juga mempunyai
empat ciri : yang pertama Wajhun ’Abisun / muka yang masam (spjg hdpnya
cemberut melulu)
yang
kedua Lisanun Fahisyun / Lidah yang keji (yg keluar dr mulutnya hanya makian,
sumpah serapah, fitnah, adu domba dan kebohongan)
yang
ketiga Qolbun Syadiidun/hati yang keras membatu (hati yg tdk pernah dapat
menerima nasehat /masukan dari siapapun, dia merasa plg benar sendiri)
yang
keempat Yaddun Bakhiilun/ tangan yang bakhil, pelit, medit, mere ge hese,
merekepet jahe.
Bpk/Ibu
Hadirin rohimakumulloh.
Harapan
kita semoga kita semua termasuk orang-orang yang beruntung setelah menjalani
Ibadah
puasa romadhon selama satu bulan penuh. Amiin ya Robbal ’alamiin.
Perlu
bpk/ibu ketahui ada empat gambaran keadaan manusia ciptaan Alloh, yaitu :
1. Untung di Dunia >< Rugi
diakhirat (kehdpnnya berlimpah,hartanya bnyk,isterinya
bnyk. Tapi tidak kenal ibadah sama sekali) = Rugi
2. Rugi di Dunia >< Untung
diakhirat (hdpnya serba kekurangan tapi ibadahnya
mantab)
= Untung
3. Rugi di dunia >< Rugi
diakhirat (sdh didunianya melarat diakhirat keblangsat) =
Rugi
4. Untung didunia >< Untung
diakherat (dunianya Oke, Ibadahnya juga oke)= Ini
org2 yg Ideal dan sanga-sangat beruntung.
Mudah2an
kita semua dijadikan termasuk golongan yang keempat dengan sababiyahnya
Bulan
suci Romadhon. Amin ya robbal alamiin.
Bpk/Ibu
Hadirin rohimakumulloh.
Pada
kesempatan kali ini kita adakan acara halal bihalal yang menjadi rangkaian dari
hari raya Idul Fitri yang telah kita rayakan dua minggu yang lalu, oleh sebab
itu perlu saya ingatkan sebuah amtsal yang berbunyi :
ليس العيد
لمن لبس الجديد ولكن العيد لمن طاعته و تقواه تزيد و عن المعاص بعيد
Bukanlah Ied itu bagi orang yang berpakaian baru, akan tetapi Ied
itu adalah untuk orang yang ta’atnya dan taqwanya bertambah dan menjauhi segala
macam bentuk kemaksiatan.Dengan demikian orang-orang yang ta’at dan taqwanya
bertambah, juga orang yang dapat menjauhi kemaksiatanlah yang dikategorikan sbg
orang2 yang sukses dalam menjalani ibadah Romadhon. Sebagaimana Alloh SWT telah
berfirman dalam surat Al A’la ayat 14 dan 15 :
قد أفلح
من تزكي ۞ وذكر اسم ربه فصلى
“Sungguh beruntung orang2 yang membersihkan diri (dengan beriman)
dan ingat nama Alloh, lalu dia sholat”.
Menurut
keterangan dari ayat ini, tanda-tanda orang yang mendapat kemenangan dibulan
Romadhon selama melakukan puasa adalah :
1. Selalu
mensucikan diri dari segala bentuk kemaksiatan, kejahatan, kedzholiman ,
kesombongan, kemunafikan, kemungkaran, rakus harta kekayaaan dsb.
2. Selalu
melakukan dzikrulloh, baik sesudah sholat maupun diluar waktu sholat. Karena
dengan dzikir inilah manusia akan bersih hatinya, tenang dan selalu terkontrol
tidak mudah terjerumus dalam kesesatan.
3. Selalu
menegakkan sholat, terutama sholat wajib lima waktu disamping sholat-sholat
sunnah lainnya dan juga menjauhi hal-hal yang menjadi penyebab ditolaknya
sholat kita. Perlu bpk / ibu ketahui ada 10 gol. Yang tidak diterima sholatnya
oleh Alloh SWT. Yaitu :
1.Seseorang
yang sholat sendirian tanpa baca apa-apa
2.Orang
yang sholat tapi tidak mau zakat.
3.Orang
yang mengimami suatu kaum, tapi kaum itu membencinya.
4. Budak
yang lari dari majikannya
5.
Peminum khomr atau pemabuk.
6.
Seorang isteri yang dimurkai suaminya.
7.
Seorang perempuan yang sholat tanpa tutup
8.
Pemimpin yg sombong dan kejam
9.Orang
pemakan riba
10. Orang
yang sholat tetapi sholatnya itu tidak mencegah dari perbuatan keji dan
munkar
Dileburnya
segala kesalahan dan dosa-dosa, baik yang berhubungan dengan Alloh maupun
dosa-dosa yang berhubungan dengan sesama manusia, sebagai buah dari puasa
romadhon kita. Oleh sebab itu bila kita merasa mempunyai kesalahan dengan orang
lain , janganlah segan-segan minta maaf dan ridhonya, sebab sekecil apapun
nilai kesalahan akan dituntut dihadapan Alloh hakim Yang Maha Adil, bila belum
kita mintakan maaf dan ridhonya dari orang yang bersngkutan. Karena itu
janganlah sekali kali meremehkan kesalahan yang pernah kita perbuat pada siapa
saja, kapan saja dan dimana saja. Segeralah minta maaf, lebih2 pada momen2 yang
tepat seperti ini. Sebaliknya bila kita dimintai maaf oleh yang pernah berbuat
kesalahan dengan kita, janganlah berkeras hati, angkuh pendirian , kaku, tidak
mau memaafkan orang lain. Sifat tercela seperti itu hendaknya lekas dibuang
jauh-jauh. Itu adalah kesombongan, Alloh SWT saja mau memaafkan kesalahan
hambanya sebesar apapun, tapi justru kenapa kita tidak bisa. Bpk/Ibu yang saya
hormati, janganlah kita merasa sok suci, marilah sama-sama kita sadari bila
orang lain bisa melakukan kesalahan terhadap kita, maka tidak menutup
kemungkinan kita juga suatu saat bisa berbuat salah kepada orang lain. Ada yang
Bpk/Ibu perlu ketahui orang yang tidak mau memaafkan orang lain berarti dia
tidak pernah merasa salah, merasa paling suci dari pada orang lain Ini sifat
yang sangat berbahaya sekali dan Alloh SWT. Sangat melarangnya ”Janganlah kamu
menganggap dirimu sendiri telah suci.Alloh lebih tahu siapa-siapa orang yang
bertakwa”. Karena itu janganlah berkeras hati , angkuh pendirian , tidak mau
memaafkan orang lain. Ingatlah bahwa orang hidup itu lemas orang mati itu kaku.
Oleh sebab itulah, Bpk/Ibu sdrku seiman seagama janganlah kita kaku seperti
orang mati tidak mau memaafkan orang lain . Marilah kita berdoa kepada Alloh
agar halal bihalal kita diterima oleh Alloh SWT. Dengan ucapan :
Taqobbalallohu
minna wamingkum taqobbal ya kariim
Tidak ada komentar:
Posting Komentar